Jalan berliku ada dihadapan Luminosity dalam perjalanan menuju final.

Salah satu tim terbaik di seluruh dunia. Itulah label yang diberikan fans kepada Luminosity setelah kesuksesan tim bentukan Steve “Buyaka” Maida itu menjuarai CWL Fort Worth pada Maret silam. 

Akan tetapi, lintasan penuh kerikil dilalui Luminosity pada hari pertama partisipasi di CWL London. 

Luminosity tergabung dalam pool B. Lawan pertama adalah Gen. G, yang disebut-sebut sebagai salah satu tim paling berbahaya di ranah esports Call of Duty.

Gen. G benar-benar menghadirkan kengerian bagi Luminosity. Kendati nyaris mengamankan peta Search dan Destroy, Luminosity akhirnya harus menyerah kepada Gen. G.

Laga berikut Luminosity adalah menghadapi Denial Esports, yang awalnya dipercaya bakal menyajikan tantangan lebih mudah. Akan tetapi, kenyataan berkata lain.

Kedua Hardpoints sukses diamankan, namun mereka gagal merebut Search dan Destroy, atau juga peta Control. Luminosity pun tumbang lagi di partai kedua.

Jalan Luminosity untuk mempertahankan gelar juara kian rumit saat mereka kalah lagi di pertandingan ketiga melawan Splyce. Skuat yang bermaras di Kanada itu menyerah 1-3.