Setelah ikut dipertandingkan di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang dengan status olahraga demonstrasi, kini angan-angan esports menjadi salah satu cabang untuk meraih medali di Olimpiade mulai terbuka. Asalkan, perusahaan teknologi raksasa dunia, Intel, berhasil meyakinkan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Menurut sebuah laporan dari Sports Pro Media, Intel kini tengah serius berbicara dengan IOC tentang masa depan esports di Olimpiade. Pemimpin gaming dan esports Intel UK, Scott Gillingham, membenarkan bahwa negosiasi tersebut sedang terjadi.

Namun hingga saat ini, belum ada kesimpulan yang bisa dibuat karena komite Olimpiade masih ragu karena beberapa judul game menghadirkan sisi kekerasan.

Pertandingan perebutan medali dari cabang esports dengan skala lebih kecil tetapi serupa dengan Olimpiade akan digelar di SEA Games 2019 Filipina pada 30 November hingga 11 Desember mendatang.

Beberapa game esports telah diakui dan diikutsertakan untuk dipertandingkan, seperti Dota 2, Starcraft II, Tekken 7, Mobile Legends, dan Arena of Valor.