Monster-monster Pokemon ternyata masih punya daya pikat luar biasa. 

Pundi-pundi uang tak hentinya dikeruk oleh waralaba Pokemon. Tahun fiskal kali ini ditutup dengan raihan pendapatan signifikan. 

The Pokemon Company, perusahaan asal Jepang yang mengontrol semua produk dengan merek dagang Pokemon, mendapati kenaikan pendapatan sebesar 50 persen dibandingkan dengan tahun lalu. 

Perinciannya, The Pokemon Company meraup 124 juta dollar AS (sekitar 1,7 triliun rupiah) laba bersih dalam rentang 12 bulan belakangan, alias dua kali lipat dari keuntungan pada tahun fiskal 2017! Catatan finansial tersebut merupakan tahun terbaik kedua jika ditilik dari aspek laba di sepanjang sejarah The Pokemon Company. 

Kesuksesan Pokemon Let’s GO Pikachu dan Eevee yang terjual 10 juta kopi di pasaran berkontribusi besar terhadap besaran pendapatan. Konsistensi game Pokemon GO juga turut andil.

Laporan finansial teranyar ini belum menyertakan kontribusi film Detective Pikachu yang rilis setelah tahun fiskal 2018 ditutup. Tahun ini, The Pokemon Company bakal menelurkan Pokemon Sword and Shield serta Detective Pikachu untuk Nintendo Switch. 

Kedua game tersebut tentu diharapkan bisa berperan sebagai kendaraan menggapai laba finansial di tahun fiskal berikut.