Keputusan CD Projekt Red sebagai developer dan publisher game Cyberpunk 2077 menghadirkan Keanu Revees dalam perkenalan game tersebut di Electronic Entertainment Expo (E3) 2019 menjadi sensasi tersendiri. Namun, hal tersebut justru dianggap tidak perlu oleh sang aktor Hollywood berusia 54 tahun itu.

Dalam konferensi pers Microsoft di E3 2019, CD Projekt Red meluncurkan teaser trailer baru untuk game open-world RPG shooter, Cyberpunk 2077. Dalam video tersebut secara mengejutkan menghadirkan sosok mirip Keanu Reeves.

Setelah pemutaran teaser trailer tersebut, Keanu Reeves sendiri naik ke atas panggung E3 2019 dan mengumumkan bahwa game Cyberpunk 2077 akan dirilis pada 16 April 2020.

Meski menjadi sensasi tersendiri dan telah menjadi hal lumrah menggunakan jasa pesohor besar dalam promosi sebuag video games, Keanu Reeves sejatinya tidak setuju dengan keputusan CD Projekt Red tersebut.

“Video game sama sekali tidak membutuhkan jasa artis Hollywood supaya terlihat keren. Jikalau keduanya saling berhubungan, justru Hollywood yang membutuhkan dunia games. Video game telah mulai memberi pengaruh kepada Hollywood,” ucap Keanu Reeves seperti dikutip dari BBC.

Keanu Reeves seakan cemburu karena dunia video games memiliki segala fleksibilitas untuk menjadi sangat spesial ketimbang dunia film.

“Berkat teknologi yang dapat menangkap gambar serta aksi, kita telah melihat Hollywood saat ini memiliki banyak pemeran yang bisa dibuat lebih tua atau pun muda. Fleksibilitas dari performa, waktu, rupa, dan karakter, itulah yang membuat video games bisa menjadi spesial,” tutur aktor berdarah Kanada-Amerika Serikat kelahiran Lebanon itu.