Saints Indo memperlihatkan performa menawan pada ajang BEKRAF Gameprime: Clash of Titans. Pada laga pertamanya, mereka mampu mengalahkan Bigetron Esports.

Pada laga yang dihelat Sabtu (13/7/2019), Saints Indo memainkan roster terbaiknya T-bag, Huba, Clay, Fredo, dan Mprast.

Clay tentu menjadi sorotan. Bukan apa-apa, pemain bernama asli Deden Muhammad Nurhasan itu adalah top 1 global untuk hero Esmeralda. Benar saja Clay menjadi sosok paling mematikan dari skuat Saints Indo.

Pada game pertama, Clay cukup beruntung karena Esmeralda tidak dibanned oleh Bigetron. Dia pun bisa tampil leluasa.

Saints Indo memang terbilang defensive pada game ini. Membunuh musuh bukan menjadi fokus, tapi turret Bigetron benar-benar dihabisi. Seiring berjalannya waktu, tempo pun memanas dan Clay menjadi ujung tombak dengan tujuh kill di game pertama dan membuat Saints Indo menang lewat perbandingan kill 14-6.

Perbedaan mencolok terjadi di game kedua. Permainan terbuka lebih terlihat dan Clay tak bisa memainkan Esmeralda yang dibanned Bigetron. Dia pun memakai Chang’e.

Agresivitas Clay tak sehebat game pertama, tapi kolektivitas Saints Indo lebih terlihat karena Mprast dan Huba juga tampil oke, terutama Mprast yang menggunakan Lapu Lapu.

Game kedua ketat sampai lima menit, sampai akhirnya Saints Indo kembali mendapatkan momentum karena serangan Chang’e yang luar biasa menyakitkan. Saints Indo pun kembali menang yang mana Clay lagi-lagi menjadi MVP dengan enam kill.

Hasil ini membuat Saints Indo melaju ke semifinal dan menghadapi Aerowolf yang sebelumnya berhasil mengalahkan Islands of God 2-1.