Bek saya lincah milik Arsenal, Hector Bellerin, mengaku bahwa dirinya adalah seorang penggila gim, khususnya Call of Duty bukan FIFA atau PES seperti kebanyakan pesepak bola lainnya. Bahkan pemain asal Spanyol berusia 24 tahun itu punya satu tato yang terinspirasi dari permainan besutan Activision Blizzard tersebut.

Bagi Hector Bellerin, semua tato yang ada pada tubuhnya berhubungan erat dengan keluarga dan kehiduan pribadi. Dengan kata lain, semua tato yang terlukis memiliki makna tersendiri bagi dirinya, termasuk Call of Duty.

Bellerin mengaku memiliki satu tato nama clan dalam permainan Call of Duty. Clan tersebut berisikan semua pemain muda Arsenal asal Spanyol saat mereka masih menimba ilmu di akademi klub berjulukan Meriam London itu.

“Tato ini saya miliki saat pertama kali berlibur sebagai pemain Arsenal bersama Jon Toral, Emiliano Martinez, dan Ignasi Miquel (semua pemain Catalan di tim muda Arsenal),” kata Bellerin seperti dikuti dari Balls.ie.

“Saat itu kami berada di Yunani dan kami sering memainkan Call of Duty. Clan tag kami adalah ‘tato’ yang berarti saudara dalam bahasa Spanyol. Saya membuat tato ini dalam alfabet Yunani sebagai pengingat persahabatan kami. Kami semua tetap berhubungan, meskipun sekarang sudah berada di berbagai negara,” tuturnya.

Bellerin juga mencertakan pengalamannya uniknya dengan gim Call of Duty saat pertama kali datang ke London sebagai pemain Arsenal pada 2011 atau masih berusia 16 tahun.

“Ketika saya pertama kali datang ke Inggris, saya tidur siang dan ketika bangun hari sudah gelap, jadi tidak banyak hal yang bisa saya lakukan. Saya sudah biasa menghabiskan waktu berjam-jam bermain Call Of Duty,” ujar mantan pemain Barcelona itu.