Tim super dibentuk untuk menghasilkan kerja yang fantastis. 

The Avengers adalah kumpulan pahlawan super yang bekerjasama untuk menumpas kejahatan. Mereka adalah terbaik dari yang terbaik, dengan masing-masing kemampuan spesial, mulai dari kekuatan Captain America hingga kejeniusan Tony Stark sang Iron Man. 

Rumusan serupa dipakai oleh Square Enix dan studio Crystal Dynamics dalam membentuk tim pengembang game Marvel’s Avengers. Mereka merekrut nama-nama terbaik dalam berbagai bidang. 

Ada nama-nama besar di balik game Marvel’s Avengers yang bakal rilis pada Mei 2020 mendatang. Posisi Direktur Kreatif game diduduki oleh Shaun Escayg yang sebelumnya telah malang melintang bersama Naughty Dog. 

Stephen Barry yang dikenal lewat kinerjanya untuk EA, menjabat pos Direktur Game. Kepala studio Crystal Dynamics, Scott Amos mengungkapkan bahwa tim pengembang juga diperkuat Dave Fifield yang mengurusi mode multiplayer, serta Vince Napoli, spesialis desain pertarungan. 

Fifield sebelumnya bekerja untuk sejumlah seri Call of Duty bersama Activision dan turut berkontribusi dalam game Halo keluaran Microsoft. Di lain sisi, Napoli pernah berada di balik layar God of War.

“Kami memilih personel terbaik dari yang terbaik,” ujar Amos. 

Square Enix begitu serius mengerjakan game Marvel’s Avengers. Lima studio terlibat sekaligus, yakni Crystal Dynamics sebagai studio utama, serta pendukung seperti Crystal Northwest, Nixxes Software, Eidos Montreal, serta tim Square Enix Jepang.