CEO Sony, Kazuo Hirai, akhirnya secara resmi pensiun sebagai karyawan tepatnya pada Selasa (18/6/2019), meski pun pengumuman ini sudah ia utarakan sejak Maret lalu.

Kazuo Hirai telah menjadi karyawan Sony selama puluhan tahun terakhir. Pria Jepang 58 tahun itu memulai karier di Sony Music pada 1984 sebelum pindah ke Sony Computer Entertainment (sekarang Sony Interactive Entertainment) pada 1995. Ia kemudian dipromosikan menjadi CEO perusahaan secara keseluruhan pada 2012.

Visi Kazuo Hirai untuk Sony cukup sederhana. Ia ingin memastikan bahwa Sony “menjadi perusahaan yang memuaskan pelanggan dengan kando”, sebuah kata dalam bahasa Jepang yang berarti “menggerakkan orang secara emosional, menginspirasi, dan memenuhi rasa ingin tahu mereka”.

Bersama PlayStation, Sony telah berhasil menyampaikan pesan tersebut dengan menghadirkan game-game terbaik seperti The Last of Us dan God of War.

Bagi Sony, Kazuo Hirai merupakan udara segar. Dengan mengenakan polo shirt dan jeans biasa serta memutar musik pop Amerika Serikat di sekitar kantor, ia mampu memberi suasana kerja yang lebih menyenangkan dan emosional. Ia juga mencabut budaya kerja berbasis faksi yang telah ada selama bertahun-tahun dengan visi kando miliknya.

Kini posisi Hirai di Sony dilanjutkan oleh mantan CFO mereka, Kenichiro Yoshida, yang telah mengambil alih peran CEO sejak April 2019.

Sebagai masa transisi pensiun, Hirai kemudian berperan sebagai Chairman. Tanpa ragu, ia pun memberikan pujian keada Yoshida sebagai penerus yang sempurna bagi dirinya dan pekerjaan.

“Ia (Yoshida) memiliki pengalaman dan perspektif luas, serta kualitas kepemimpinan tak tergoyahkan yang sangat diperlukan untuk mengelola beragam bisnis di Sony,” kata Hirai dalam siaran pers resmi.

Meski kariernya bersama Sony telah usai, Hirai masih dapat ambil bagian dalam perusahaan tersebut sebagai penasihat senior yang dapat memberikan “nasihat” jika diminta oleh manajemen perusahaan.

Dengan kebebasan yang dimilikinya saat ini, Hirai berencana untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di rumahnya di California, Amerika Serikat.