Blizzard Entertainment sebagai developer dan penyelenggara turnamen Hearthstone Master Tour kini telah mengambil keputusan untuk memindahkan gelaran kedua mereka dari rencana awal akan digelar di Nusa Dua, Bali, menuju Los Angeles, Amerika Serikat. Hal ini disebabkan oleh teror wabah virus Corona yang hingga saat ini masih belum teratasi.

Melalui rilis yang diterima ONE Esports, meski sangat sulit, tetapi keputusan ini harus diambil oleh Blizzard demi memastikan keselamatan para pemain, staf, dan semua orang yang terlibat di Hearthstone Master Tour 2020 Indonesia dari virus Corona. Padahal, sejauh ini Indonesia dinyatakan terbebas dari penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, Cina, tersebut.

Perpindahan venue pertandingan turnamen Hearthstone Master Tour kedua pada kalender 2020 ini menjadi isu global. Pihak Blizzard pun telah mengungkapkan permohonan maafnya kepada semua pihak yang dirugikan, termasuk AKG Games dan Salim Group sebagai partner mereka di Indonesia.



Berbicara kepada Dot Esports, Manajer Hearthstone Esports, Alex Charsky, mengaku tidak mudah untuk mengambil keputusan ini, baik dalam hal memindahkan venue turnamen serta meyakinkan pihak AKG Games, atas dasar yang menjadi prioritas utama mereka dalam mengambil tindakan tersebut.

“Saya juga ingin mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada mitra kami di Indonesia, AKG Games, dan Grup Salim. Mereka tentu saja kecewa, tetapi mereka mengerti mengapa kami membuat keputusan ini,” ucap Charsky.

“Kini mereka telah memahami semuanya setelah dalam beberapa hari terakhir saya telah terlibat beberapa percakapan yang sangat sulit dengan mereka. Selain itu, kami juga telah memberi tahu mereka mengenai rencana kami ke depannya,” tuturnya.

Mengenai rencana kedepan yang diucapkan Charsky, diakui bahwa Blizzard akan tetap terus berkomunikasi dengan pihak AKG Games untuk menghadirkan turnamen-turnamen Hearthstone lainnya di Indonesia di kemudian hari.

“Sudah pasti harapan saya pribadi dan tujuan kami ke depannya adalah untuk melanjutkan komunikasi dengan AKG Games mengenai peluang-peluang di masa yang akan datang dan untuk menggelar suatu acara di Indonesia. Atas nama tim kerja, kami sangat senang bisa memiliki sebuah acara di Indonesia. Namun, seperti situasi ini sangat disayangkan,” kata Charsky.

Kita nantikan saja apa rencana yang akan dibangun Blizzard di Indonesia ke depannya, baik untuk Hearthstone atau game-game garapan mereka lainnya.

BACA JUGA: Tirion atau Millhouse, siapa yang layak dimiliki dari dua hero baru di Hearthstone Battlegrounds?