FIFA 20 belum diungkap secara resmi. Akan tetapi, perubahan masif gameplay sudah diketahui. 

Seri terbaru game FIFA garapan EA Sports merupakan sesuatu yang senantiasa ditunggu-tungggu. Fans selalu penasaran dengan apa elemen baru yang dihadirkan ke dalam permainan. 

Kabar yang beredar menyebut salah satu perubahan besar yang akan diusung dalam FIFA 20 adalah terkait gameplay. Pertama menyoal AI defending atau kecerdasan buatan dalam situasi bertahan. 

EA mengatur agar tekel yang dilepas secara manual bakal punya kans lebih besar untuk menggulirkan bola kepada rekan setim. Ketika pemain memasang mode bertahan otomatis, kemungkinan tersebut bakal mengecil dan reaksi akan diperlambat. 

Aspek tembakan juga mendapatkan sentuhan perubahan. Penyerang diberikan tingkat akurasi yang lebih tinggi saat berada dalam situasi terbuka, termasuk ketika tinggal berhadapan dengan kiper. 

Sebaliknya, dalam situasi semacam itu, reaksi kiper bakal dikurangi. Penyesuaian tersebut adalah jawaban dari EA terkait protes pemain yang sering mendapati kiper musuh menampilkan reaksi luar biasa yang tak masuk akal.

Akurasi tembakan yang dilepaskan pemain saat indikator hijau menyala juga sedikit dikurangi. Kendati demikian, melepas tembakan saat muncul indikator hijau akan lebih akurat ketimbang tendangan biasa. 

EA berupaya keras untuk membuat seri game FIFA kian realistis. Gol-gol cantik akrobatik pun bakal makin sulit terwujud.

Sepakan voli akan kian bervariasi dan dikurangi tingkat akurasinya. Melakukan tendangan salto pada sentuhan pertama akan menghasilkan tembakan yang lebih pelan atau lemah ketimbang tendangan di situasi normal.