RRQ menjadi tim pertama yang memastikan diri tampil di grand final MPLI – 4 nation Cup 2020 setelah melibas tim perwakilan Singapura Resurgence dengan skor 2-0.

Kemenangan RRQ atau Resurgence sedikit banyaknya sudah dapat diprediksi jauh-jauh hari. Sang Raja yang sebelumnya membekap Evos Legends untuk melangkah ke final upper bracket kembali memperlihatkan performa istimewa.

GAME 1

Turun dengan roster saat merajai MPL Season 5, Xin, LJ, Lemon, R7 dan Vyn bukan tandingan untuk Kayzeepi, Sana, Jason, SynC dan ly4ly4ly4.

Di game pertama Resurgence secara mengejutkan mengambil tiga tipe hero tank yaitu Uranus, Baxia dan Atlas untuk dilengkapi oleh Ling dan Angela. Sementara RRQ memilih Esmeralda, Khufra, Kaja, X-Borg dan Valir.

Dengan susunan hero seperti itu, team fight seru sudah bisa diduga bakal terjadi di early game dan memang demikian kenyataan karena ketika laga mendekati menit keempat, kedua tim sudah mengoleksi masing-masing tiga kill.

Pertarungan kemudian berjalan sesuai rencana bagi Resurgence, tim negara Singa itu mendapat delapan kill berbanding lima milik RRQ pada menit kedelapan.

Akan tetapi sang Raja berhasil menguasai keadaan dan tidak membutuhkan waktu lama untuk berbalik unggul melalui sederet performa menakjubkan para bintangnya.

Momen paling menentukan kemenangan RRQ di laga pertama ini terjadi pada perebutan lord di menit kesepuluh. Pada momentum ini RRQ berhasil menyapu bersih lawan yang ditandai triple kill Xin dan mereka langsung menutup laga dengan keunggulan 19-11 dalam waktu 12 menit.

GAME 2

RRQ tidak henti membuat kita berdecak kagum dengan permainan-permainannya dan hal tersebut berlaku di game kedua ini.

Hilda untuk pertama kali mentas di MPLI setelah dipick oleh Resurgence yang juga memilih Atlas, Baxia, Ling dan Luo Yi. Sementara itu pemain serba bisa RRQ Lemon, memainkan hero tank Uranus untuk disandingkan dengan LJ, Chou, Pharsa dan Lancelot.

Seperti halnya di game pertama, team fight langsung terjadi di early dengan keunggulan tiga kill saat laga melewati menit keempat untuk kemudian diimbangi RRQ seiring bergulirnya duel.

Tim jawara Indonesia kemudian semakin merajalela di Land of Dawn, untuk unggul 16-10 di menit 12 sekaligus unggul jauh hingga 9.000 gold ketika laga mendekat ke menit 13.

Momen impresif diperlihatkan R7 ketika rekannya mencoba menaklukkan Lord, ly4ly4ly4 core Resurgence yang mencoba mencuri dari arah atas terbaca sehingga mampu dihabisi oleh pemain yang digadang-gadang sebagai offlaner terbaik di Indonesia tersebut.

RRQ kemudian menutup perlawanan Resurgence dengan kemenangan kill 21-10.

Dengan demikian RRQ sudah memesan satu tiket ke babak grand final, sementara Resurgence masih memiliki peluang membalaskan dendam, namun untuk itu mereka harus melewati rintangan keras terlebih dahulu di lower bracket.