Petisi yang dibuat Erick Herlangga sudah nyaris mencapai 50 ribu. Ia memastikan akan mendatangi Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mendiskusikan permasalahan itu.

Bos Louvre ESports sekaligus Ketua Badan Tim Nasional Indonesia untuk Esports tersebut masih sangat aktif menyuarakan ketidaksetujuannya soal permintaan investasi Rp15 miliar per tim oleh Moonton untuk tim-tim profesional Mobile Legends: Bang Bang.

Hampir setiap hari masih ada konten maupun pendapat yang dikeluarkan Erick pada akun Instagramnya, @erick.herlangga, terkait permasalahan tersebut. Petisi yang dibuat pun sudah nyaris mencapai target.

Sampai saat ini petisi berjudul “Batalkan aturan bayar 15 miliar untuk ikut turnament Mobile Legend & Monopoli Moonton”, sudah ditandatangani sekitar 45 ribu orang, kurang lima ribu lagi untuk mencapai titik yang diinginkan Erick.

Pihak Moonton selaku developer, publisher, dan penyelenggara turnamen MLBB sebenarnya sudah membuat pernyataan resmi panjang lebar di akun Facebook mereka. Di dalamnya dijelaskan tujuan dan maksud Rp15 miliar yang diminta.

Erick pun menanggapinya. Tapi sampai saat ini kedua belah pihak belum juga berjumpa. Dari semua pemilik dan bos-bos tim Esports profesional Indonesia, hanya Erick yang terbilang vokal. Yang lain belum ada yang bersuara kencang.

Menengok petisinya sudah diisi begitu banyak orang, Erick berencana menyambangi kantor Kemenpora untuk membahas permasalahan ini. Ia menganggap para pencinta esports terjebak pada bisnis yang kurang menguntungkan.

Instagram Story @Erick.Herlangga

Entah apakah Erick bisa langsung bertemu dengan Menpora, Imam Nahrawi atau tidak, patut kita tunggu bagaimana hasil diskusi di sana nanti.