Ketika Chou resmi dirilis ke dalam Mobile Legends: Bang Bang pada 2016, banyak yang berspekulasi bahwa hero ini akan menjadi prioritas pick, tidak hanya di ranked, tetapi juga di scene profesional.

Hal inipun menjadi kenyataan dalam waktu singkat. Chou juga dianggap sebagai salah satu hero paling seimbang di dalam game.

Skill-skill yang dimilikinya terlihat mudah untuk dipelahari, tetapi terkadang sangat sulit ketika mempraktekannya. Di level kompetitif, pemain yang menggunakan Chou membutuhkan kesabaran dan timing yang tepat, baik dalam menggunakan skill-nya atau terlibat dalam team fight.

Dari waktu ke waktu, peran Chou di dalam permainan terus berubah. Terlebih setelah para pemain profesional berhasil membuktikan bahwa hero ini bisa sangat efektif untuk dimainkan sebagai Tank, meski pada dasarnya seorang Fighter yang beroperasi di offlane.

Hal ini membuat popularitas Chou, baik di kalangan pro player dan publik terus bertahan, bahkan terus meningkat. Alhasil, Chou banyak ditemui dalam pertandingan ranked.

Kondisi inipun cukup “meresahkan” bagi sebagian pemain, bahkan hingga membuat mereka gentar setiap kali tim lawan memilih Chou. Namun, akan selalu ada counter untuk setiap hero yang ada di Mobile Legends. Berikut tiga diantaranya versi ONE Esports:


Silvanna

Silvanna | Kredit: Moonton

Silvanna adalah lawan yang bagus untuk Chou, asalkan sang pengguna bisa menggunakan Imperial Justice-nya dengan baik. Skill ini dapat membuat Shunpo milik Chou ter-cancel dan tidak lagi bisa melarikan diri.

Selain itu, Silvanna dapat menjatuhkan Chou dalam situasi 1v1, berkat skill Spiral Strangling. Dia juga bisa menutup jarak dengan menggunakan Cosmetic Lance ketika Chou mencoba kabur.

Semua ini adalah soal pertarungan skill demi skill. Namun, Silvanna memiliki kit yang diperlukan untuk menyulitkan Chou di sepanjang pertandingan.



Uranus

Uranus | Kredit: Moonton

Uranus telah banyak mendapat nerf baru-baru ini, tetapi hero ini tetap menjadi pilihan banyak pemain di semua level. Tidak dapat disangkal bahwa kemampuannya sebagai tank dan bertahan hidupnya dapat mengganggu pergerakan Chou.

Bahkan jika Chou melepaskan rentetan skill-skillnya, Uranus dapat mengakali dia dengan Consecration and Transcendent Ward. Setelah stack pasif Uranus penuh, dia dapat melakukan serangan balik dan menghabisi Chou dengan Ionic Edge.


Paquito

Paquito | Kredit: Moonton

Hero petinju yang baru saja rilis, Paquito selama ini dijuluki sebagai pesaing utama Chou. Namun, Paquito ternyata bisa menandingi Chou dengan skill-skillnya yang begitu ber-damage.

Paquito adalah lawan yang sangat sulit bagi Chou, terutama di fase laning karena Paquito dianugerahi kemampuan burst damage yang kuat di early game.

Champ Stance adalah pengubah permainan bagi Paquito ketika menghadapi Chou, karena dapat meningkatkan semua skill-nya untuk menghadirkan lebih banyak damage, dan juga untuk me-reset ulang semua kemampuannya.

Dalam team fight yang berkepanjangan, Paquito adalah kekuatan yang tak terhentikan, bahkan bagi pengguna Chou yang begitu terampil dalam bermain pun dipercaya akan mengalami kesulitan untuk menghentikan Paquito.

Terlepas dari segala hal, ketiga nama hero ini muncul hanya karena dipandang oleh kami dapat menjadi counter yang baik untuk menghadapi Chou. Semua ini hanyalah opini sebagai saran dan masukkan bagi para pemain yang selama ini jeri setiap kali berjumpa Chou.

BACA JUGA: Tiga hero counter Lancelot terbaik