Perang dingin antara Moonton selaku developer, publisher, dan penyelenggara turnamen Mobile Legends: Bang Bang dengan bos Louvre ESports, Erick Herlangga, menjadi sorotan belakangan. Bos tim Rex Regum Qeon (RRQ), Andrian Pauline akhirnya angkat bicara.

Moonton yang berencana menarik dana Rp15 miliar kepada tiap tim profesional MLBB menjadi masalah bagi Erick. Tak ayal bos Louvre ini begitu vokal dalam menentang hal ini di Instagram.

Tak tanggung-tanggung, Erick membuat petisi bertajuk “Batalkan aturan bayar 15 miliar untuk ikut turnament Mobile Legend & Monopoli Moonton” yang sudah nyaris mencapai 50 ribu penandatangan.

Moonton sudah sempat membuat konfirmasi dan mengungkap maksud penarikan dana itu. Mereka juga berharap tak ada fitnah yang muncul di media sosial terkait masalah ini.

Erick berkali-kali meminta bertemu dengan pihak Moonton. Tapi sampai sekarang belum ada tanggapan. Ironisnya, dari banyaknya bos-bos tim esports profesional MLBB, hanya Erick yang aktif menentang itu.

Sampai akhirnya Andrian sebagai bos RRQ menanggapi di Instagram Storynya. Baginya jalan terbaik saat ini adalah rekonsiliasi.

Kedua pihak yakni Moonton dan Louvre diminta untuk secepatnya tatap muka, berbincang, dan mencari jalan keluar.

Moonton diminta terbuka dan bijak. Sementara Louvre lewat Erick juga diharapkan tak terlalu berapi-api menentang. Andrian pun meminta media dan komunitas MLBB untuk membujuk Moonton agar mau membuat pertemuan.

Pernyataan Andrian Pauline terkait konfik Moonton dan Louvre di Instagram