Fitur Pro View untuk game League of Legends (LoL) mendapat sambutan hangat dari para pemain. Namun, salah satu anggota Team Liquid, Yiliang “Peter” “Doublelift” Pen, justru memberikan komentar mengejutkan tentang keberadaan fitur tersebut.

Pekan lalu developer LoL, Riot Games, meluncurkan Pro View, sebuah fitur yang memungkinkan bagi siapa saja untuk melihat secara langsung bagaimana seorang pro player bermain, sesuai dari sudut pandangnya.

Credit: RevivalTV

Selain itu, pengguna juga bisa melihat jauh lebih detil lagi dari permainan orang yang ingin dipelajari, hingga setiap klik, pergerakan dari kursor sang pemain, statistik, kebebasan untuk mengatur sudut pandang sesuka hati, hingga bisa menonton hingga empat Point of View sekaligus tanpa lag.

Fitur Pro View saat ini baru tersedia di LCS dan LEC saja dan dapat diakses dengan membayar USD 15 (sekitar Rp 240.000) untuk akses ke LCS dan USD 20 (sekitar Rp 285.000) untuk LCS dan LEC.

Dari setiap hasil penjualan akses Pro View ini akan dibagi rata kepada tim-tim yang ada di liga regional. Jadi lewat fitur ini, kita bisa ikut mendukung liga dan tim favorit.

Hadirnya fitur Pro View ini mendapat sambutan hangat dari komunitas. Namun, pandangan berbeda justru terbersit di pikiran Doublelift.

Lewat postingan video dari LoL Esports pada Jumat (31/5/2019), Doublelift mengatakan bahwa fitur Pro View sangat bagus untuk mengekspos pra pro player yang kurang bagus dalam bermain.

“Menurut saya, satu hal yang pasti akan terjadi adalah para pemain yang kurang bagus akan terekspos habis-habisan karena sekarang kami bisa melihat permainan berdasarkan perspektif mereka,” ucap Doublelift.

“Sekarang kami bisa tahu betul kesalahan-kesalahan apa saja yang telah mereka lakukan dan seberapa buruk permainan mereka dengan harapan semoga mereka keluar dari tim supaya digantikan oleh pemain yang lebih bagus demi kompetisi yang lebih baik.”