Pada 6 Mei 2019, Valve menerapkan trademark baru yang misterius bernama “Dota Underlords” dan baru disahkan tiga hari kemudian. Tetapi apa artinya Dota Underlords?

Trademark tersebut dihadirkan tanpa disertai petunjuk bagu para penggemar Dota 2 yang penasaran. Bahkan di bagian Classification Information, hanya ada kalimat yang ambigu seperti “magnetic data carriers” (pembawa data magnetik) dan “coin-operated apparatus” (alat yang dioperasikan dengan koin).

Credit: Justia Trademarks and Valve

Tebakan terbaik kami adalah Dota Underlords akan menjadi mode permainan baru yang bertransisi dari desain MOBA biasa. Dengan keberhasilan Dota Auto Chess yang mengesankan, Dota Underlords dapat menjadi versi mod terbaru dari Valve.

Jika tidak, trademark tersebut juga bisa menjadi nama resmi dari Dota 2 untuk versi mobile. Meski mendapatkan reaksi negatif dari penggemar soal mobile game dari Blizzard yang akan datang, Diablo Immortal, ruang yang ada di mobile game akan tetap menjadi pasar yang besar dan menggiurkan. Hal ini lah yang tengah dicari oleh Valve.

Kemungkinan ketiga adalah bahwa Dota Underlords mungkin terkait dengan hero Dota 2, Vrogros, yang secara harfiah memilik titel “The Underlord”. Bisakah Vrogros memainkan peran sentral dalam mode permainan Dota Underlords yang baru?

Dari semua kemungkinan tersebut, apa yang bisa kita lakukan adalah menunggu hingga The International 2019 pada Agustus 2019 untuk mengetahui lebih lanjut tentang Dota Underlords.

Artifact, permainan kartu Dota 2 besutan Valve, juga dirilis pada acara The International edisi 2017. Jadi bukan tidak mungkin bagi Valve untuk mengumumkan game terbaru di turnamen esports terbesar mereka.