Pada babak penyisihan grup League of Legends Mid-Season (MSI) 2019, untuk kali kedua G2 Esports sukses menaklukan wakil Korea Selatan, SK Telecom T1. Kali ini punggawa G2 Esports, Martin “Wunder” Hansen, yang menggunakan Pyke sukses jadi penentu.

Pada pertandingan tersebut G2 Esports berhasil menang 2-0 atas SK Telecom T1 dan Wunder mengakhiri pertarungan dengan rekor 11 kills/ 4 dead/ 7 assist.

Penampilan luar biasa Wunder bersama Pyke telah menunjukkan bagaimana seorang pro player tampil mendomiasi, bukan hanya di jalur bawah sebagai support atau jungler, tetapi juga di jalur atas.

Shoutcaster Indiana “Froskurrin” Black menjelaskan bagaimana cara Pyke mampu terus menerus menembus pertahanan awal SKT.

“Melawan tim asal Korea Selatan yang terkenal dengan kendali dan visi mereka itu membuat segalanya sangat menuntut karena berapa lama Pyke bisa bertahan dalam pertarungan, peta, menekan lawan, dan ketika dia tidak harus mengatur tim bagaikan seorang pemenang alami,” kata Froskurrin.

Demi mendukung Pyke milik Wunder, G2 Marcin “Jankos” Jankowski memilih Jarvan IV, G2 Rasmus “Caps” Winther memilih LeBlanc di tengah, G2 Luka “Perkz” Perkovic memilih Varus, dan G2 Mihael “Mikyx” Mehle memilih Tahm Kench.

Pada awal permainan sangat terlihat tidak menjanjikan bagi G2 karena SKT Kim “Khan” Dong-ha yang menggunakan Jayce sukses mengambil first blood dengan membunuh G2 Wunder Pyke dengan bantuan Elise milik SKT Kim “Clid” Tae-min.

Ada juga beberapa kesalahan penempatan dari Jarvan IV milik G2 Jankos selama pertandingan yang membuat mereka berada dalam posisi buruk selama beberapa menit pertama pertandingan. Setelah itu, satu demi satu anggota SKT berulang kali tumbang seakan membiarkan G2 membalikkan permainan dan meraih kemenangan.

G2 sekarang memiliki kedudukan 4-2 di MSI, menempatkan mereka di posisi kedua setelah tim Cina yang tidak terkalahkan, Invictus Gaming (IG).