Tim eSport asal Rusia, Vega Squadron (VEG), sukses memastikan diri menjadi pemuncak Grup B League of Legends Mid-Season Invitational (LoL MSI 2019) setelah pada hari ke-3 babak Play In, mereka berhasil menaklukan wakil Jepang, DetonatioN FocusMe (DFM), dengan skor 2-0.

Pada pertandingan ini, Vega Squadron menurunkan susunan pemain VEG Vladislav “BOSS” Fomins menggunakan Irelia di atas, VEG Kirill “AHaHaCiK” Skecortsov bersama Hecarim di jungle, VEG Lev “Nomanz” Yakshin menggunakan Zoe di tengah, VEG Ilya “Gadget” Makavchuk bersama Varus di bot, dan Aleksandr “SaNTaS” Lifashin menggunakan Blitzcrank sebagai support.

First blood pada pertandingan ini berhasil didapatkan VEG setelah BOSS mendapatkan double kill di jalur atas. Respons teleportasi yang terlambat dari dari DFM Kyohei “Ceros” Yoshida yang menggunakan Morgana, nyaris membuat VEG mendapatkan tiga kills secara beruntun.

Pertandingan ini juga menunjukkan bagaimana VEG mampu mendominasi ketiga lajur, terutama di jalur bawah ketika DFM Yuta “Yutapon” Segiura dan DFM Kyohei “Ceros” Yoshida keduanya terbunuh beberapa menit setelah first blood.



DFM sempat mencoba merebut Baron Nashor, tetapi hasilnya mereka justru harus kehilangan tiga anggotanya, yaitu Kayle milik DFM Shunsuke “Evi” Murase, Kindred dari DFM Moon “Steal” Geon-yeong, dan Taric yang dimainkan oleh DFM Yang “Gaeng” Gwang. Dengan kondisi ini, VEG dapat memanfaatkan buff Baron demi keuntungan mereka untuk mendorong jalur tengah dan menghancurkan inhibitor biru.

DFM mencoba mempertahankan markas mereka dalam pertempuran yang sulit dengan bantuan menara, tetapi VEG mampu mengatasinya satu per satu dengan mudah.

Kemenangan ini membuat VEG berhak untuk lolos ke ronde kedua untuk menghadapi wakil Taiwan, Flash Wolves.