Tencent yang merupakan pengembang banyak game termasuk PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile, telah mengungkapkan rencana mereka menggelar turnamen esports Game for Peace, permainan kloningan dari PUBG Mobile bertemakan patriotik Cina.

Turnamen ini nantinya bakal bernama Game for Peace Tencent Game Arena (TGA) yang merupakan turnamen esports resmi pertama dari permainan tersebut dan bakal berlangsung sekitar Juli 2019 di kota Xi’an, Cina.

Game of Peace ini dibentuk Tencent untuk menggantikan PUBG Mobile versi Cina yang telah resmi mereka tutup sejak 7 Mei 2019. Hal ini dilakukan demi mendapat persetujuan dari pemerintah Cina setelah gagal mendapatkan izin selama setahun terakhir.

TGA ini hanya akan diikuti oleh tim-tim profesional. Bagi yang ingin ikut serta di turnamen ini pertama-tama harus mendaftar melalui Verification Management System milik Tencent. Selain itu, hanya tim esports dengan modal minimal 1 juta Yuan (Rp 2 miliar) yang bisa berpartisipasi.

Setelah tim terverifikasi, otomatis mereka telah memenuhi syarat untuk mengikuti latihan yang diselenggarakan Tencent dan bertanding di babak kualifikasi TGA.

Seperti dikabarkan The Esports Observer, Tencent juga dikabarkan tengah mencari seorang shoutcasters untuk turnamen ini yang rencananya akan mereka rekrut secara online dari tiga universitas di Cina, yaitu China Communication University, Zhejiang University of Media and Communication, dan Shanghai Theatre Academy.

Meski hanya game kloningan karena Pemerintah Cina ingin menghilangkan hal-hal berbau kekerasan dan darah di dalam game, Game for Peace ini ternyata meraup sukses besar dan menduduki charts app store Cina, dan meraih pendapatan sebesar USD 14 juta (sekitar Rp 201 miliar) hanya dalam tiga hari pertama.