Marvel Entertainment yang meraih sukses besar berkat deretan film superhero mereka, termasuk Avengers: Endgame sebagai yang terbaru, kini telah ikut meramaikan pasar game mobile.

Bekerja sama dengan penyedia layanan game online dan internet terkemuka Cina, NetEase, mereka kini tengah mengerjakan game bergenre MOBA bernama Marvel Super War.

Saat ini, Marvel Super War masih dalam tahap pengerjaan dan menjalani tahap open beta secara tertutup untuk perangkat Android dan iOS di Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan India.

Tentu saja, di dalam game ini akan menghadirkan para superhero dan juga villain dari Marvel yang sudah dikenal luas sejak lama. Namun, apakah Marvel Super War ini memiliki potensi besar untuk menjadi esports? Mari kita telaah plus dan minusnya dari game ini.

Sama seperti game MOBA pada umumnya, setiap skill yang ada pada masing-masing hero di Marvel Super War ini berbeda satu sama lain. Terdapat juga item-item untuk dibeli demi memperkuat hero tersebut.

Selain itu, game Marvel Super War ini juga memiliki mode 5v5 dan role hero seperti fighter, energy, marksman, assassin, tank, dan support layaknya game MOBA lainnya.

Namun, game Marvel Super War ini juga memiliki beberapa kekurangan untuk menjadi game esports populer. Hal utamanya adalah minimnya jumlah hero yang bisa dipilih. Hal ini bakal berdampak pada gameplay yang terkesan monoton setelah lama bermain.

Selain itu, di game Marvel Super War ini juga tidak terdapat rune seperti gam MOBA lainnya dan diganti dengan sistem penambah kekuatan gratis yang bisa dinikmati semua pemain.

Memang game ini belum rilis sepenuhnya dan Marvel bersama NetEase tentu akan berusaha semaksimal mungkin agar game ini memiliki banyak peminat dan berbuah menjadi salah satu cabang esports.

Selain itu, Marvel juga kini telah memiliki komunitas sendiri, sehingga dapat membentuk ekosistem esports-nya tersendiri.