Hubungan tidak harmonis antara India dan game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) versi mobile tampaknya masih terus berlanjut. Usaha terbaru pemerintah India dalam mengurangi dampak yan ditimbulkan dari game besutan Tencent tersebut adalah dengan mendisiplinkan anggota kepolisian mereka.

Institusi kepolisian terbesar di India, CRPF (Central Reserve Police Force), telah melarang para anggotnya untuk memainkan PUBG Mobile. Bahkan mereka sering melakukan razia smartphone agar tidak ada anggotanya yang menginstal game tersebut.

Hal ini dilakukan CRPF karena menilai bahwa PUBG Mobil dapat memberikan dampak yang negatif terhadap kapabilitas mereka sebagai pelayan masyarakat.

Credit: Dawn.com

Menurut laporan News18.com, seorang perwira senior CRPF yang ditempatkan di markas besar New Delhi mengatakan bahwa kecanduan game telah memengaruhi kemampuan operasional para anggota.

“Banyak dari mereka yang berhenti bersosialisasi dengan sesama. Game ini juga menyebabkan mereka kurang tidur karena berkurangnya aktivitas fisik,” ucap sang perwira yang tidak diketahui namanya itu.

“Pasukan CRPF dan personel muda telah kecanduan PUBG. Keterlibatan mereka dengan game ini telah berada di taraf mengkhawatirkan dan sangat memengaruhi kinerja operasional, agresivitas, dan sikap,” tuturnya.

PUBG Mobile memang sangat digandrungi di India. Namun, banyak sekali kabar tidak enak yang muncul dari kegemaran masyarakat Hindustan itu terhadap game battle royale tersebut.

Sebelumnya, pemerintah India sempat menyuarakan isu pemblokiran PUBG Mobile di negaranya. Selain itu, beberapa kabar muncul soal kasus bunuh diri hingga aksi berbau kriminal yang dilatarbelakangi oleh PUBG Mobile.