Bakal sulit dipercaya jika game sekeren Fortnite tak beredar di pasaran. 

Sejak resmi diluncurkan pada Juli 2017, Fortnite segera mendulang popularitas luar biasa. Belum genap tiga bulan sejak rilis, Fortnite sudah mampu mencaplok mayoritas pasar yang sebelumnya dikuasai oleh H1Z1 dan PUBG.   

Fortnite bertumbuh secara luar biasa. Sekarang kreator konten dan streamer ternama seperti berlomba-lomba untuk memainkan game bergenre battle royale tersebut. 

Lesatan cepat Fortnite mengejutkan banyak orang, tak terkecuali mantan direktur produksi Epic Games, Rod Ferguson. Ferguson bahkan mengungkap bahwa Fortnite bisa saja tak rilis ke pasaran andai dirinya masih berstatus sebagai karyawan Epic Games. 

“Jika saya bertahan di Epic, saya mungkin akan membatalkan Fortnite. Saya yakin. Dalam kapasitas sebagai direktur produksi pada saat itu, saya merasa game tak mencapai batas standar untuk bisa terus dilanjutkan,” kata Ferguson yang kini bekerja di balik layar Gears 5. 

Fans Fortnite boleh lega karena mimpi buruk tersebut tak terjadi. Fortnite akhirnya rilis dan menjadi fenomena baru di dunia game.

“Game yang kalian sukai, yang menebar sensasi di seluruh dunia, tak akan ada jika saya masih bersama Epic,” tutur Ferguson menambahkan.