Fortnite sudah dirilis sejak 2017. Popularitas game battle royale ini begitu besar. Tapi, Apex Legends yang baru beredar awal tahun ini dianggap lebih baik.

Adalah Rapper Amerika Serikat, Schoolboy Q, yang menegaskan hal tersebut. Rapper yang juga seorang gamer aktif itu sebenarnya sempat menyukai Fortnite. Tapi level permainan game itu dinilai menurun.

Menurut Schoolboy yang bernama asli Quincy Matthew Hanley itu, popularitas menjadi senjata makan tuan bagi Epic Games, developer Fortnite. Alih-alih berkembang, Fortnite dianggap menurun kualitasnya demi mengamini keinginan pasar.

“Apex,” jawabnya ketika diminta memilih antara Apex Legends dan Fortnite dikutip comicbook. “Fortnite sebenarnya keren ketika baru pertama rilis. Saya benar-benar menggilainya dan terhanyut ke dalamnya.”

Apex Legends

“Tapi kemudian mereka (Epic Games) mulai membuat game menjadi lemah dan bersahabat untuk anak-anak, Anda tentu mengerti maksud saya kan?”

“Ketika sebuah game menjadi begitu besar, mereka tak punya pilihan selain melengkapi sisi lemah yang dimiliki. Pasalnya tak banyak orang yang baik dalam bermain. Hanya sedikit persentase pemain yang memang jago melawan orang-orang yang hanya sekadar bermain.”

“Apex benar-benar mencoba mengejar Fortnite. Apex berkembang sangat-sangat pesar, benar-benar gila. Mereka akan sebesar Fortnite dan mereka akn menyingkirkan orang-orang, anak-anak lemah yang bermain. Setelah itu saya akan kembali memainkan Call of Duty,” kata Schoolboy.

Fortnite

Terlepas dari pernyataan Schoolboy, tak bisa dimungkiri komunitas dan player Fortnite masih sangat banyak. Bahkan para streamer-streamer besar macam Ninja, Pewdiepie, sampai Reza Arap Oktovian adalah player profesional pada game ini.