Capcom mengumumkan niatan merestrukturisasi bisnis esports dan lisensi media lewat pembentukan Capcom Media Ventures.

Capcom Media Ventures yang berbasis di Los Angeles akan mengatur semua ajang atau kegiatan esports di luar Jepang semodel Capcom Pro Tour dan Street Fighter League.

Turnamen baru pun digagas, yakni Street Fighter League Pro-US 2019. Kompetisi tersebut terdiri dari enam tim yang masing-masing beranggotakan pemain profesional berpengalaman, debutan, dan favorit penggemar dari region Amerika Utara yang akan berduel dalam pertempuran 3 lawan 3.

Street Fighter League Pro-US 2019 melengkapi Capcom Pro Tour yang sudah memasuki musim ketujuh. 

CEO Capcom Media Ventures, Midori Yuasa, mengatakan: “Los Angeles telah menjadi sentra utama produksi esports dan merupakan salah satu pusat penggemar Street Fighter.”

“Selain itu, ada manfaat besar bagi tim lisensi media kami yang bermarkas begitu dekat dengan mitra di Hollywood,” ujar Yuasa menambahkan.

Selain Street Fighter League Pro-US 2019, terdapat rencana untuk menggelar kompetisi antarperguruan tinggi dan amatir pada pengujung tahun.

Menilik pernyataan pada 2018 silam, Capcom memang berniat lebih gencar mempromosikan esports. Niatan itu terlihat dari pembaruan signifikan Street Fighter V guna meningkatkan kualitas permainan serta menebus sesi peluncuran yang terbilang kurang menggigit.