Sebuah cara unik dilakukan kepolisian Osaka untuk membasmi kejahatan siber. Mereka memanfaatkan franchise Capcom’s Street Fighter untuk mengurangi kejahatan dunia maya.

Sebenarnya bukan hal baru bagi Capcom bekerja sama dengan departemen kepolisian. Memiliki kantor pusat di Osaka, Capcom sudah beberapa kali bekerja sama dengan kepolisian demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan kejahatan dunia maya.

Namun seperti yang dikutip oleh Gamespot, kerja sama antara kepolisian dan Capcom’s Street Fighter akan menjadi partnership paling signifikan yang pernah ada, terutama pada momen ketika kejahatan siber sedang marak-maraknya.

Karakter-karakter pada game Street Fighter muncul pada tiga ribu flyers dan seribu poster yang ditempatkan di kantor serta kotak polisi di Osaka, pun di stasiun kereta api. Hal ini sudah dimulai sejak Selasa (2/7/2019) waktu setempat.

“Karakter (Street Fighter) akan ditampilkan pada papan iklan perekrutan investigator untuk kejahatan siber. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian mereka dalam mengurus kejahatan siber yang meningkat begitu pesat beberapa tahun terakhir,” ujar pihak Capcom.

“Capcom berharap karakter-karakter ini bisa berkontribusi dalam kegiatan pencegahan kejahatan siber di Osaka sampai seluruh Jepang. Juga untuk memperluas jangkauan perekrutan polisi investigator. Capcom berkomitmen dan bertanggung jawab sebagai warga, serta terus proaktif terhadap aktivitas CSR yang meliputi pengembangan komunitas dan berkontribusi kepada masyarakat,” tambah mereka.

Seperti yang diketahui, game Street Fighter V sedang diminati para pencinta game fighting. Bahkan turnamen-turnamen kelas dunia sudah dan akan berjalan. Sebut saja Thaiger Uppercut 2019 yang baru usai, sampai Capcom Cup 2019 yang akan dihelat akhir tahun nanti.

Tak ayal pemanfaatan karakter Street Fighter untuk mengantisipasi kejahatan siber, terutama bagi para gamer Jepang yang sangat banyak adalah jalan yang tak bisa diremehkan oleh kepolisian Osaka.