Organisasi esports Eropa, OG Esports, menjatuhkan sanksi kepada salah satu pemain Dota 2 mereka, Sebastien “Ceb” Debs, setelah mengucapkan kata-kata rasis.

Ceb melontarkan kata-kata rasis tersebut dan menyinggung para pemain asal Rusia di ajang Epicenter Moscow Major. Bahkan hal ini sampai membuat pemain Virtus.pro, Alexei “Solo” Berezin, mengajak banyak pihak untuk memboikot turnamen tersebut.

Kondisi ini tentu akan berdampak buruk jika tidak ditanggapi dengan serius. OG Esports pun menjatuhkan sanksi berupa ban selama satu bulan tanpa gaji serta akan menyumbangkan penghasilan yang ia dapatkan dari Epicenter Major ke badan amal pilihannya.

Selain itu, dalam pernyataan OG Esports juga mengatakan bahwa Ceb akan menjamin bahwa situasi yang sama tidak akan terjadi lagi.

“Namun, gambaran yang lebih besar tetap ada. Memberi contoh itu penting, tetapi kami percaya bahwa kesempatan untuk mencoba dan berkembang sebagai komunitas seperti ini harus kami ambil,” tulis ofisial OG Esports.

Selain itu, OG juga bertekat akan terus bekerja sama dengan Virtus.pro untuk “memperbaiki lingkungan” yang sudah sempat tercemar oleh kata-kata rasis Ceb.