Tim Dota 2 yang berbasis di Filipina, TNC Predator, berhasil mengamankan satu tempat untuk ikut bertanding di event akbar game MOBA tersebut tahun ini, The International 2019 (TI9).

Keberhasilan yang diraih TNC Predator ini didapat setelah mereka sukses meraih kemenangan atas tim asal Cina, Royal Never Give Up (RNG Royal), di braket atas Epicenter 2019 di Moskow, Rusia.

Kemenangan ini membuat TNC Predator sukses menambah Dota Pro Circuit (DPC) poin mereka menjadi 1.596 untuk mengantarkan mereka duduk di posisi ke kesembilan dan berhak lolos ke TI9.

Dalam pertandingan menghadapi RNG Royale, TNC Predator berhasil meraih kemenangan berkat permainan apik dari hero Sven yang dimainkan Kim “Gabbi” Villafuerte pada game pertama berkat bantuan Armel “Armel” Paul Tabios yang menggunakan Ember Spirit.

Sedangkan pada game dua, RNG Royal berhasil mengambil kemenangan dengan mengandalkan hero Omiknight, Warlock, dan Leshrac yang berfokus pada push. Padahal, TNC Predator mendapatkan lebih banyak kill via Batrider, Lina, dan Oracle.

Baru pada game ketiga TNC Predator sukses memastikan kemenangan dalam laga berformat best of three (BO3) dengan pengaturan Area of ​​Effect yang hebat menggunakan hero Kunkka, Enigma, dan Juggernaut hanya dalam waktu 17 menit.

The International 2019 akan diadakan di Mercedes-Benz Arena, Shanghai, Cina, pada 20-25 Agustus mendatang dengan total hadiah dari mekanisme crowdfunding mereka sebesar USD 19,6 juta atau sekitar Rp 278 miliar!