Salah satu player Counter-Strike: Global Offensive (CS: GO) Indonesia, Hansel “BnTeT” Ferdinand, kini telah resmi menjadi player dengan status agen bebas setelah ia dan rekan satu timnya dilepas oleh Gen.G yang memutuskan untuk membubarkan rosternya.

Kabar ini tentu sangat mengejutkan, mengingat roster CS: GO Gen.G sebenarnya memiliki prospek dan potensi besar. Dalam satu tahun terakhir, mereka berhasil menjuarai dua ajang bergengsi, yaitu DreamHack Open Anaheim 2020 dan ESL One: Road to Rio – North America.

Selain itu, mereka juga pernah menjadi runner-up di ajang cs_summit 6 Online: North America dan penghuni peringkat empat di BLAST Premier: Spring 2020 American Showdown.

Namun, performa Gen.G akhir-akhir ini memang tengah menurun drastis, terlebih setelah ditinggal Damian “daps” Steele dan Sam “s0m” Oh yang banting stir ke Valorant. Alhasil merekapun gagal berbicara banyak di tiga turnamen S-Tier terakhir, yaitu ESL One: Cologne 2020 Online – North America, ESL Pro League Season 12: North America, dan Flashpoint Season 2.

Kemungkinan besar penurunan performa yang telah dialami Gen.G dalam lima bulan terakhir ini yang membuat manajemen organisasi memutuskan untuk membubarkan tim untuk membentuk yang baru.

Meski demikian, karier harus tetap berlanjut. BnTeT pun tentu akan mencari organisasi baru sebagai tempat bernaung dan melanjutkan kariernya di scene CS: GO dunia.



Mengenai hal ini, BnTeT mengaku tidak akan mengikuti jejak daps dan s0m ke Valorant karena ia masih mencintai CS: GO. Selain itu, dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, ia mengaku ingin melanjutkan karier di scene CS: GO Amerika Utara (NA) atau merambah Eropa (EU).

“Hai semuanya. Seperti yang sudah saya katakan bahwa Gen.G telah mengizinkan saya untuk mencari opsi lain. Saya bersedia menetap di EU/NA untuk mengejar impian dan terbuka untuk segala penawaran CS: GO. Jangan ragu untuk mengirim pesan kepada saya melalui DM atau email bntet@prodigy-agency.gg,” tulis BnTeT.

Dengan segala pengalaman dan pembuktian dari kemampuan yang telah ditunjukkan BnTeT selama ini, kemungkinan besar tidak akan sulit bagi dirinya untuk menemukan tim baru. Kita tentu hanya berharap segala yang terbaik bagi masa depan dan karier BnTeT.

BACA JUGA: Setelah Cloud9, kini scene Valorant Korea kehilangan T1