Masalah demi masalah terus menghantam organisasi esports Amerika Serikat, FaZe Clan, divisi Fortnite. Setelah berseteru dengan Turner “Tfue” Tenney perihal kontrak, kini mereka terancam ditinggal Dennis “Cloakzy” Lepore.

Kabar terbaru mengatakan bahwa Cloakzy ingin keluar dari FaZe Clan karena merasa tidak betah dengan kondisi yang ada di dalam tim dalam beberapa pekan terakhir.

Keresahan yang dialami Cloakzy dimulai saat perseteruan FaZe Clan dengan Tfue terjadi pada akhir Mei 2019. Saat itu Cloakzy secara vokal mendukung Tfue atas ketidakadilan yang dialami sang selebriti Fortnite tersebut.

Kondisi ini bertambah parah setelah FaZe Clan juga dianggap telah mengontrak pemain yang masih di bawah usia 13 tahun pada diri Patrick alias “H1ghSky1”. Hal tersebut bertentangan dengan peraturan yang berlaku di Amerika Serikat.

Jika Cloakzy benar-benar hengkang, FaZe Clan tentu akan sangat kehilangan karena ia merupakan kapten tim Fortnite mereka.

Di sisi lain, FaZe Clan pun telah mengumumkan bahwa pihaknya dan Cloakzy telah sepakat dengan perpisahan tersebut dan akan membuka negosiasi dengan organisasi esports lainnya untuk melakukan transfer kepada sang pemain.

Cloakzy mengaku terkejut dengan langkah yang diambil FaZe Clan atas masa depannya itu. Namun, ia mengklarifikasi bahwa dirinya menolak untuk ditransfer ke organisasi lain.

Cloakzy meyakini bahwa langkah itu dilakukan FaZe Clan dikarenakan dirinya gagal lolos ke Fortnite World Cup dan kehilangan peluang meraih hadiah total sebesar USD 30 juta (sekitar Rp 424 miliar) dari ajang tersebut.