Perselisihan kontrak antara salah satu streamer tersukses Fortnite, Turner “Tfue” Tenney dan tim esports FaZe Clan masih menjadi topik hangat. Terlebih setelah detail kontrak yang menjadi sengketa terkuak, kini giliran sebuah fakta terungkap yang bisa menjadi alasan utama dibalik kengototan Tfue hengkang dari FaZe Clan.

Sebelumnya, FaZe Clan sempat mengatakan bahwa pihaknya telah mencoba memberikan beberapa penawaran kontrak baru kepada Tfue dengan persyaratan yang lebih adil.

FaZe Clan mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan gaji sebesar USD 1 juta (sekitar Rp 14,4 miliar) per tahun kepada Tfue. Selain itu, tim esports tersebut pun tidak akan meminta apa pun dari segala yang berhasil didapat Tfue, baik hadiah turnamen atau lainnya.

Namun, semua tawaran tersebut selalu berujung penolakan dari Tfue. Hal ini tentu terlihat aneh karena sebelumnya gaji Tfue hanya USD 2.000 per bulan (sekitar Rp 28,8 juta) dan mendapat potongan ini itu dari FaZe Clan. Hal ini lah yang dianggap sang pemain telah membuat dirinya merasa dirugikan.

Melalui akun Twitter seorang content creator YouTube yang terkenal dengan NewsShow DramaAlert, Daniel Keem alias Keemstar, mengungkapkan alasan utama dibalik penolakan Tfue terhadap kontrak menggiurkan dari FaZe Clan.

Calan cuitennya, Keemstar mengunggah foto screenshoot pesan dari Jack Tenney yang merupakan saudara laki-laki dari Tfue dengan mengatakan bahwa sang streamer Fortnite itu ingin membentuk timnya sendiri.

“Turner ingin membentuk organisasi sendiri, bekerja bersama merek-merek yang ia inginkan, dan sepenuhnya memiliki kebebasan untuk bermain game selamanya. FaZe menolak untuk membiarkan dia melakukan ini. Turner tidak memiliki pilihan lain dengan membatalkan kontrak untuk membuat rencana dan impiannya menjadi kenyataan.”

FaZe tidak ingin melepas Tfue setelah perselisihan kontrak ini diketahui publik karena berpikir tidak adil bagi fan FaZe yang telah menginvestasikan waktu, usaha, perhatian, dan cinta mereka atas apa yang telah mereka buat bersama Tfue.

“Ketika Tfue pertama kali menandatangani kontrak bersama kami, ia berada di bawah perjanjian awal dan ia bukan Tfue yang diketahui semua orang saat ini,” kata Lee Trink, CEO FaZe Clan.