Pada Senin (20/5/2019), salah satu pemain Fortnite tersukses di dunia, Turner “Tfue” Tenney, mengambil tindakan hukum terhadap FaZe Clan.

Hal ini didasari oleh klaim bahwa kontrak yang mengikat di antara kedua belah pihak telah membatasi peluang bisnis Tfue dan mengambil 80 persen dari pendapatannya.

FaZe Clan pun telah membantah hal tersebut dengan membuat pernyataan resmi melalui akun Twitter mereka bahwa pihaknya tidak mengambil apa pun dari pendapatan Tfue.

Saking kesalnya, Tfue pun telah mengunggah video berdurasi 2 menit dengan tujuan untuk membebaskan dirinya dari kesepakatan kontrak, dengan bahasa yang sangat kasar.

Alhasil dari pertikaian ini, melalui cuitan pemilik FaZe Clan, Richard “Banks” Bengston, mereka mengaku akan melepas Tfue dari kontrak yang telah mereka sepakati pada 2018.

Banks juga mengklaim bahwa FaZe Clan telah berusaha mencapai solusi damai dengan Tfue selama satu tahun penuh dan menawarinya kesepakatan sebesar USD 1 juta (sekitar Rp 14,4 miliar) hanya untuk menjadi bagian dari FaZe Clan dan tidak ada sesuatu yang ia dapatkan akan menjadi milik organisasi mereka.