Usaha Respawn Entertainment dan Electronic Arts untuk mengangkat kembali pamor Alex Legends dengan menggelar turnamen resmi esports pertama tampaknya masih belum berbuah hasil. Hal ini terlihat dari rendahnya antusiasme penonton di channel Twitch.

Ketika Apex Legends pertama kali dirilis pada awal Februari 2019, game ini sukses menarik minat penonton. Bahkan beberapa di antara mereka adalah akun-akun yang tidak terlihat di Twitch saat acara peluncuran.

Dalam beberapa pekan pertama, Apex Legends sukses menarik jumlah penonton yang sama dengan salah satu game yang paling banyak ditonton di Twitch, Dota 2, pada event The International.

Namun setelah satu bulan, jumlah penonton Apex Legends secara konsisten menurun drastis hingga berada di bawah game royal battle top lainnya seperti Fortnite dan PlayerUnknown’s Battlegrounds. Bahkan hingga keluar dari daftar 10 besar game di Twitch.

Denga harapan untuk melawan tren tersbut, Respawn Entertainment dan Electronic Arts bekerja sama dengan penyelenggara turnamen FACEIT, baru-baru ini menggelar Apex Legends Pro Series. Meski dengan total hadiah yang relatif kecil, USD 50.000 atau sekitar Rp 713 juta, mereka sukses menarik berbagai tim esports terkemuka untuk ikut serta, seperti Cloud9 dan NRG Esports.

Meski masih terlalu dini untuk mengatakan pamor Apex Legends gagak meningkat karena turnamen tersebut baru berlangsung seminggu dari total delapan pekan, tetapi harapan menumbuhkan kembali jumlah penonton Apex Legends di Twitch menunjukkan indikasi awal yang buruk.

Saluran FACEIT di Twitch memiliki rata-rata pengunjung bersamaan (CCV) sebanyak 777 viewer dengan total 5.000 jam yang ditonton selama sepekan.

Penonton Apex Legends secara keseluruhan juga tidak menunjukkan banyak peningkatan dari sebelum gelaran turnamen. Jumlah 214.000 jam penonton pada Jumat (31/5/2019) atau saat pertandingan, hanya setengah dari penonton terbanyak pada bulan tersebut, yaitu pada Kamis (23/5/2019) sebanyak 408.000 jam penonton.

Credit: The Esports Observer