Bertarung secara seru untuk mencapai kemenangan.

Apex Legends Elite Queue telah diluncurkan Respawn sepekan silam, bersamaan dengan berjalannya Limited Time Mode (LTM) baru game, Legendary Hunt. Elite Queue bak dipakai sebagai tes awal untuk mode ranking pada musim kedua game yang telah diproyeksikan sang pengembang dalam EA Play 2019.

Sesuai dengan namanya, Elite Queue diperuntukkan bagi gamer papan atas Apex Legends. Untuk bisa bermain di Elite Queue, pemain mesti finis di ranking lima besar dalam permainan sebelumnya.

Ketika sudah menjadi bagian dari Elite Queue, pemain bisa menjalani beragam tantangan serta mendapatkan reward di Legendary Hunt. Syaratnya, pemain juga mesti berada di jajaran lima teratas Elite Queue. 

Sebuah situasi yang diharapkan Respawn bisa menambah gairah kompetisi dalam game. Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya.

Alih-alih bertempur dan saling menembak, pemain seperti lebih memikirkan cara untuk bertahan selama mungkin dengan cara menjauh dari circle alias lingkaran pertarungan, lalu mengumpulkan pasokan medis.

Cara yang efektif, tapi bukanlah sesuatu yang dikehendaki oleh pengembang game. Tak heran jika Respawn berinisiatif untuk meningkatkan level damage pada semua lingkaran di Elite Queue.

Lingkaran pertama akan mendapatkan damage ekstra sebesar 15 persen. Sementara itu, lingkaran kedua diberikan tambahan 20 persen damage. 

Damage ekstra sebesar 25 persen lantas ditambahkan kepada lingkaran sisa. Pemain harus siap bertarung, bukan lagi menghindari medan laga.