Kompetisi esports resmi pertama dan terbesar di Indonesia, Fruit Tea Youth National Esports Championship (YNEC) 2019 yang memperebutkan Piala Menpora sudah memasuki babak penyisihan regional.

Garena bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah memulai kompetisi ini sejak Februari lalu. Setidaknya ada 7,200 tim yang mengikuti turnamen ini dan mewakili SMP dan SMA mereka di seluruh Indonesia.

Dua game yang dipertandingkan tentu adalah dua cabang andalan Garena yakni Arena of Valor dan Free Fire. Sekarang tinggal tersisa 600 tim yang mendapat slot mewakili sekolah masing-masing untuk bertanding di penyisihan regional.

Babak ini akan dimulai Minggu (28/7/2019) sampai Minggu (15/9/2019). Setidaknya ada 21 kota yang menghelat pertandingan babak regional ini. Mulai dari Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Lampung, Malang Surabaya, Yogyakarta, Medan, Bogor, Depok, Jakarta, Semarang, Solo, Denpasar, Samarinda, Makassar, Bandung, dan Cirebon.

Pemenang dari setiap kota akan saling beradu pada babak playoff. Hanya 12 tim Free Fire dan empat tim AOV yang melaju ke Grand Final di Jakarta Oktober nanti.

“Kami harapkan turnamen ini dapat hadir untuk mendukung perkembangan esports yang memiliki nilai positif secara edukasi, sosial budaya, dan sportivitas bagi generasi muda Indonesia,” jelas Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr. Raden Isnanta M.Pd kepada rilis yang diterima One Esports Indonesia.

“Melalui Fruit Tea Youth National Esport Championship 2019, Garena terus mendukung perkembangan esports Indonesia yang lebih baik. Diharapkan para pelajar dapat berprestasi di bidang akademik di sekolah dan sekaligus dapat menyalurkan bakatnya untuk juga berprestasi di bidang olahraga esports,” jelas Adip Purnomo selaku Project Officer Fruit Tea YNEC 2019.